Tampilkan postingan dengan label Windry Ramadhina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windry Ramadhina. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2017

Angel In the Rain

Judul : ANGEL IN THE RAIN
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagasmedia
468 Halaman, Cetakan ke I, 2016
My Rating : 3/5

Masih ingatkah kalian dengan seorang pemuda yang suka memberi julukan? atau biar kuperjelas lagi, seorang pemuda yang mengejar cintanya ke London dan bertemu dengan Goldilocks berpayung merah. Ya, dia adalah Gilang. Maukah kuberitahu apa yang selanjutnya terjadi dengan pemuda itu?

Kamis, 12 November 2015

Last Forever

Judul : LAST FOREVER
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagas media
ISBN : 979-780-843-2
378 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



“Seharusnya, aku tidak boleh mengharapkanmu. Seharusnya, aku tahu diri. Tapi, Lana..., ketakutanku yang paling besar adalah... aku kehilangan dirimu pada saat aku punya kesempatan memilikimu.” — Samuel

“Untuk berada di sisimu, aku harus membuang semua yang kumiliki. Duniaku. Apa kau sadar?” — Lana

Dua orang yang tidak menginginkan komitmen dalam cinta terjerat situasi yang membuat mereka harus mulai memikirkan komitmen. Padahal, bagi mereka, kebersamaan tak pernah jadi pilihan. Ambisi dan impian jauh lebih nyata dibandingkan cinta yang hanya sementara. Lalu, bagaimana saat menyerah kepada cinta, justru membuat mereka tambah saling menyakiti? Berapa banyak yang mampu mereka pertaruhkan demi sesuatu yang tak mereka duga?
Tuhan. Semoga apa yang ditakutkan olehnya tidak sungguh-sungguh terjadi. (P. 92)

Samuel Hardi, pria anti komitmen, sinis dan arogan. Baginya wanita hanya sebatas teman kencan dan tidak dalam waktu yang lama. Menurutnya komitmen adalah penyakit. Pernikahan akan menghilangkan kebebasan dan keasyikan. Samuel memiliki studio film sendiri dan sering menjadi langganan berbagai penghargaan internasional. Studio filmnya juga sering menjadi partner National Geographic. Sama seperti Samuel, Lana Lituhayu Hart bergelut di dunia perfilman dokumenter sebagai produser tetap di National Geographic Channel. Seorang traveler, pintar, cantik dan berbakat. 

Selasa, 30 Desember 2014

Walking After You

Judul : WALKING AFTER YOU
Penulis :Windry Ramadhina
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 979-780-772-X
320 halaman, cetakan ke 1, 2014
My Rating : 5/5

Blurb :

Masa lalu akan tetap ada. Kau tidak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya.

Pada kisah ini, kau akan bertemu An. Perempuan dengan tawa renyah itu sudah lama tak bisa keluar dari masa lalu. Ia menyimpan rindu, yang membuatnya semakin kehilangan tawa setiap waktu. Membuatnya menyalahkan doa-doa yang terbang ke langit. Doa-doa yang lupa kembali kepadanya.

An tahu, seharusnya ia tinggalkan kisah sedih itu berhari-hari lalu. Namun, ia masih saja di tempat yang sama. Bersama impian yang tak bisa ia jalani sendiri, tetapi tak bisa pula ia lepaskan.

Pernahkan kau merasa seperti itu? Tak bisa menyalahkan siapa-siapa, kecuali hatimu yang tak lagi bahagia. Pernahkah kau merasa seperti itu? Saat cinta menyapa, kau memilih berpaling karena terlalu takut bertemu luka.

Mungkin, kisah An seperti kisahmu.

Diam-diam, doa yang sama masih kau tunggu.

"Namun, sekuat apapun aku mencoba berbeda, aku dan Arlet tetap memiliki begitu banyak persamaan. Ada hal-hal yang tidak bisa diubah. Aku tidak bisa lepas dari dapur seperti Arlet tidak akan pernah berhenti membuat kue, tidak pula sanggup hidup di tengah hiruk-pikuk jakarta yang kacau." (p.79)
An dan Arlet kembar identik, memiliki banyak persamaan dan sama-sama menyukai dunia memasak. An, jatuh hati pada masakan italia dan Arlet tertarik pada kue perancis. Mereka berbagi impian yang sama, membuka trattoria milik mereka sendiri, bekerja di dapur yang sama hingga tanpa sadar menyukai lelaki yang sama.

Sabtu, 29 Maret 2014

London : Angel

Judul : LONDON : Angel
Penulis : Windry Ramadhina
Editor : Ayuning & Gita Romadhona
Profreader : Jia Effendi
Desain Sampul : Levina Lesmana
Ilustrasi Isi : Diani APsari
Penerbit : GagasMedia
ISBN : 979-780-653-7
330 halaman, cetakan I 2013

Blurb :
Pembaca Tersayang,

Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye. 

Windry Ramadhina, penulis novel Orange, Memori, dan Montase mengajak kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tidak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemukannya. Apakah perjalanannya ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita. 
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.

Enjoy the journey,
EDITOR

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...