Tampilkan postingan dengan label 4 Bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4 Bintang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2021

Matinya Burung-Burung

Saat ngescroll timeline di twitter aku menemukan potongan chapter yang menarik dari sebuah buku yang berkaitan dengan trending topik saat itu. Langsung saja aku mencari info tentang buku yang akhirnya aku tau berjudul Matinya Burung-Burung dan pas cek di Google play book, ebooknya sedang diskon. Segera dibeli tanpa mikir dua kali #pecintadiskon.

Seperti judulnya buku ini memang terdiri dari cerita-cerita pendek, bahkan beberapa sangat pendek yang nggak masalah dibaca dari chapter mana saja dan kapan saja. Buku ini ditulis oleh Pengarang-pengarang yang berasal dari Amerika Latin dan cocok dibaca saat kita belum bisa pergi atau liburan, tapi kita sudah berkeliling dan mendapatkan gambaran tentang keragaman bentuk atau tema dalam cerita sangat pendek Amerika Latin.

Buku ini terdiri dari 61 cerita pendek yang ditulis 33 pengarang, berikut beberapa cerita pendek favoritku :

Selasa, 28 Februari 2017

Tanah Surga Merah, antara Politik dan Kritik Sosial


Sekarang arah telah berbalik tajam, aku bukan lagi pahlawan melainkan penjahat buronan diintai polisi dan diburu orang-orang Partai Merah yang menaruh dendam kesumat.

Adalah Murad mantan pejuang kemerdekaan Aceh dan mantan anggota Partai Merah yang kini menjadi buronan polisi dan Partai Merah karena dianggap sebagai pemberontak. Setelah sekian lama melarikan diri, akhirnya Murad kembali ke Aceh, ke kota kelahirannya. Setelah masa damai, banyak mantan pejuang kemerdekan Aceh menduduki kursi kepemerintahan. Ada juga diantara mereka yang menjadi kepala daerah.

Biasanya, masalah yang kerap mereka bincangkan hanyalah seputar proyek, jabatan dan perempuan. Biarpun sudah menjadi anggota dewan dan pejabat terpandang, sifat kekanak-kanakan mereka tak pernah berkurang. Inilah yang terjadi bila orang-orang rakus dan bodoh menjadi penguasa negeri.

Kepulangan Murad tidak berjalan mulus meskipun dia telah menyamar menjadi orang lain. Banyak dari teman-temannya dulu yang sekarang menjadi musuhnya tetap mengenali Murad. Belum apa-apa Murad telah dikeroyok beramai-ramai, walau akhirnya mereka percaya bahwa Murad bukanlah Murad, sang pemberontak partai Merah. Murad menumpang di rumah Abduh, sahabatnya dulu yang sekarang menjadi guru sejarah. Abduh seringkali menyayangkan budaya baca buku yang sangat rendah di Aceh dan herannya budaya pacaran menjurus mesum meningkat di Aceh.

Senin, 23 Januari 2017

Puisi dan Foto Rangga untuk Film Ada Apa dengan Cinta 2

Judul : TIDAK ADA NEW YORK HARI INI
Penulis : M. AAN MANSYUR
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
120 Halaman, Cetakan  I, 2016
My Rating : 4/5

Puisi adalah museum yang lengang. Masa remaja dan negeri jauh. Jatuh dan patah. Foto-foto hitam putih. (P.11)

Aku bukan penikmat puisi yang terkadang diksinya membingungkanku. Begitupun buku ini yang awalnya membuatku agak bingung dengan setiap kata yang menurutku err terlalu susah untuk dimengerti, tapi semakin aku membacanya aku mulai (agak) paham tentang apa yang dialami dan dirasakan mas Rangga #ehem.

Senin, 16 Januari 2017

ORANG-ORANG TANAH

Judul : ORANG-ORANG TANAH
Penulis : Poppy D. Chusfani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9789792283983
200 halaman, cetakan ke I, 2013
My Rating : 4/5

Beberapa hari ini aku merasa gloomy, jadi aku memutuskan untuk membaca buku sebagai pelarian dan agar tetap waras aku butuh buku yang dark, tragis, sedih dan semacamnya, karena membaca buku yang manis aku akan berakhir lebih menyedihkan. Setelah beberapa buku yang aku baca tidak selesai, aku menemukan kumcer ini, yah walau moodku tidak terlalu membaik setidaknya aku merasa lega dan tidak menyesal menyingkirkan bacaanku.

Selasa, 26 Januari 2016

Ketika kebenaran lebih membuat putus asa

Judul : HOPELESS - TANPA DAYA
Penulis : Colleen Hoover
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020312019
496 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 4/5

Blurb



Terkadang mengetahui kebenaran lebih membuat putus asa ketimbang meyakini kebohongan…

Itu yang Sky sadari begitu ia bertemu Dean Holder. Dikenal gara-gara reputasi buruknya di sekolah, hanya Holder yang sanggup membuat jantung Sky berdebar-debar. Membuat gadis tujuh belas tahun itu takut sekaligus terpesona pada sikapnya yang tak mudah ditebak. Tapi Holder sumber masalah. Apalagi sejak cowok itu hadir, kenangan lama yang lebih baik terpendam kembali menghantui.

Masalahnya, Holder terus mendekat. Memaksa ingin mengenal Sky lebih jauh. Sky pun akhirnya menyerah. Menyambut cowok itu memasuki hidupnya. Hanya untuk mengetahui kebenaran, bahwa Holder tidak seperti yang dia katakan. Bahwa ada rahasia yang dia sembunyikan. Dan ketika rahasia itu tersingkap, hidup Sky tak pernah sama lagi.
Saya mulai membaca Hopeless tanpa tau buku ini akan bercerita tentang apa. Blurb yang adapun tidak membantu saya menemukan tema yang diusung penulis dan ketika melihat daftar isi saya kembali bingung, daftar isi buku ini hanya berisikan timeline yang terkadang tidak beurutan, sebenarnya buku ini tentang apa sih?

Jumat, 27 November 2015

Cinder (The Lunar Chronicles #1)

Judul : CINDER
Penulis : Marissa Meyer
Penerbit : Spring Publisher
Penerjemah : Yudith Listiandri
Series : The Lunar Chronicles #1
ISBN : 9786027150546
384 halaman, cetakan ke I, 2016
My Rating : 4/5

Blurb


Wabah baru tiba-tiba muncul dan mengecam populasi penduduk Bumi yang dipenuhi oleh manusia, cyborg, dan android. Sementara itu, di luar angkasa, orang-orang Bulan mengamati mereka, menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.

Cinder—seorang cyborg—adalah mekanik ternama di New Beijing. Gadis itu memiliki masa lalu yang misterius, diangkat anak dan tinggal bersama ibu dan dua orang saudari tirinya. Suatu saat, dia bertemu dengan Pangeran Kai yang tampan. Dia tidak mengira bahwa pertemuannya dengan sang Pangeran akan membawanya terjebak dalam perseteruan antara Bumi dan Bulan. Dapatkah Cinder menyelamatkan sang Pangeran dan Bumi?

Cinder Linh, cyborg dan mekanik yang handal di New Beijing. Tinggal bersama Adri, ibu tirinya dan dua saudara tiri, Pearl dan Peony. Cinder memiliki stan di pasar mingguan New Beijing. Suatu hari Pangeran Kai datang ke stannya untuk memperbaiki Nainsi, androidnya yang rusak. Setelah pangeran pergi, pasar dievakuasi karena salah satu pemilik stan bakery, Chang Sacha terjangkit wabah Letumosis. Penyakit yang juga dialami oleh Kaisar Rikan dan belum ada obat yang dapat menyembuhkannya.

Minggu, 15 November 2015

Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri

Judul : JATUH CINTA ADALAH CARA TERBAIK UNTUK BUNUH DIRI (DAN CERITA-CERITA LAINNYA)
Penulis : Bernard Batubara
Penerbit : Gagasmedia
ISBN : 979-780-771-1
330 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 4/5

Blurb


“Aku tidak bersepakat dengan banyak hal, kau tahu. Kecuali, kalau kau bilang bahwa jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri.

Untuk hal itu, aku setuju.”

Kebanyakan orang lebih senang menceritakan sisi manis dari cinta. Sedikit sekali yang mampu berterus terang mengakui dan mengisahkan sisi gelap cintanya. Padahal, meski tak diinginkan, selalu ada keresahan yang tersembunyi dalam cinta.

Bukankah kisah cinta selalu begitu? Di balik hangat pelukan dan panasnya rindu antara dua orang, selalu tersimpan bagian muram dan tak nyaman. Sementara, setiap orang menginginkan cinta yang tenang-tenang saja.

Cinta adalah manis. Cinta adalah terang. Cinta adalah putih. Cinta adalah senyum. Cinta adalah tawa.

Sayangnya, cinta tak sekadar manis. Cinta tak sekadar terang. Cinta tak melulu tentang senyum dan tawa. Ini kisah cinta yang sedikit berbeda.

Masih beranikah kau untuk jatuh cinta?
Hanya orang yang paling mencintaimu, yang mampu membunuhmu. (P.174)

Dalam persepsi saya, jatuh cinta adalah hal yang indah atau saya seperti kebanyakan orang yang senang membahas cinta dari satu sisi saja, sisi yang disukai, sisi yang menghangatkan hati-- sisi yang manis. Padahal cinta tak melulu menawarkan kebahagiaan. Bagi sebagian orang cinta juga rasa sakit, frustasi, kasih yang tak sampai, cinta kepada orang yang salah dan sisi-sisi tak menyenangkan lainnya. Semua itu saya dapatkan ketika membaca buku ini.

Selasa, 08 September 2015

Critical Eleven

Judul : CRITICAL ELEVEN
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1892-9
344 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 4/5

Blurb :


Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.
Saya sudah lama mendengar nama Ika Natassa, tapi belum sekalipun saya membaca bukunya. Dulu saya hampir membeli buku Ika Natassa tapi ketika saya intip-intip, buku-bukunya mbak Ika ditulis dengan bahasa yang campur aduk antara Indonesia Inggris yang membuat saya menghentikan niat tersebut. Saya hanya merasa tidak nyaman dengan gaya bahasa yang digunakan penulis sampai saya mendengar Critical Eleven. Awalnya saya tidak terlalu peduli dengan promo dan PO yang cukup heboh di linimasa dan ketika iseng-iseng buka goodreads banyak review positif yang saya temui dan akhirnya saya memutuskan untuk mencoba membaca Critical Eleven.

Sabtu, 25 April 2015

To All the Boys I've Loved Before

Judul : TO ALL THE BOYS I'VE LOVED BEFORE
Penulis : Jenny Han
Penerbit : Penerbit Spring
ISBN : 978-602-71505-1-5
380 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 4/5

Blurb :



Lara Jean menyimpan surat-surat cintanya di sebuah kotak topi pemberian ibunya.

Surat-surat itu bukan surat cinta yang ditujukan untuknya, tapi surat yang ia tulis. Ada satu surat untuk setiap cowok yang pernah ia cintai—totalnya ada lima pucuk surat. Setiap kali menulis, ia mencurahkan semua perasaannya. Ia menulis seolah-olah mereka tidak akan pernah membacanya karena surat itu memang hanya untuk dirinya sendiri. Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan—entah oleh siapa.

Saat itu juga, kehidupan cinta Lara Jean yang awalnya biasa-biasa saja menjadi tak terkendali. Kekacauan itu melibatkan melibatkan semua cowok yang pernah ia tulis di surat cintanya—termasuk cinta pertamanya, pacar kakaknya, dan cowok terkeren di sekolah.

"Seandainya aku pernah jatuh cinta lebih dari sekali. Menurutku kita seharusnya pernah jatuh cinta setidaknya dua kali saat masih di SMA". (P.30)

Dear Lara Jean,
Aku baru saja selesai membaca kisahmu dan aku benar-benar speechless. Maksudku aku paham perasaanmu tapi disisi lain aku juga bingung. Hahaha, abaikan.

Sama seperti Genevieve, aku sedikit agak kurang menyukaimu (walau hanya sedikit :p) kamu tau kenapa? karena hidupmu itu. Aku sebenarnya iri karena kamu tidak menyadari betapa menariknya dirimu tapi aku rasa itulah daya tarikmu. Ah Kenapa aku tiba-tiba teringat One Direction ya? aku rasa lagu what makes you beautiful itu adalah milikmu.

Selasa, 26 Agustus 2014

Mafia espresso

Judul : MAFIA ESPRESSO
Penulis :Francisca Todi
Penerbit : Gradien Mediatama
ISBN : 978-602-20-8041-1
320 halaman, cetakan ke 5, 2013
My Rating : 4/5
Pinjam dari Ertalin

Blurb :

Dentuman suara Lady Gaga dari radio tetangga lantai atas, lamat-lamat tenggelam dalam otakku, lalu mengirim sinyal panik ke seluruh tubuh. Aku terduduk di ranjang. Jam berapa ini? Tanganku meraih telepon genggam di atas meja. Angka yang tertera di layar membuat rasa panik kembali mencengkeram.

Jam delapan? Bagaimana mungkin?

Sophie Pieters mengira masalah terbesarnya pagi itu adalah datang tepat waktu ke kantor, memberi presentasi memukau, dan memenangkan hati kliennya agar dia dan timnya tidak kehilangan pekerjaan. Ternyata, salah besar! Masalah sebenarnya dimulai ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor. Setelah menumpahkan kejengkelannya dan mengebut ke kantor, Sophie dibuat terkejut menemukan pria penabraknya itu ternyata adalah calon kliennya dari Italia, Antonio Azzaro. Situasi semakin diperburuk ketika Patricia, bos Sophie, membuka sesi presentasi dengan tanpa sadar mengutip ucapan Sophie bahwa dia baru saja ditabrak oleh “seorang idiot yang menjengkelkan”.

Maka, musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan, tidaklah lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Kepungan masalah datang beruntun di tengah aroma espresso yang menemani hari-harinya. Krisis ekonomi keluarga, Ray yang bertingkah, dan yang paling parah adalah jebakan masalah yang dibenamkan Antonio Azzaro. Siapa lelaki Italia parlente, bos perusahaan Eco Green yang gemar mengaduk-aduk hatinya itu?

Kepada siapa selayaknya Sophie melabuhkan hatinya?
Cinta bisa datang kapan saja dan dimana saja. Ungkapan tersebut seringkali muncul dan tanpa sadar saya selalu menganggukkan kepala jika mendengar atau membaca kalimat tersebut, sebuah penyetujuan.

Sabtu, 24 Mei 2014

Marriageable

Judul : MARRIAGEABLE
Penulis : Riri Sardjono
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 979-780-651-0
368 halaman, cetakan ke 7 2013
Pinjam dari OceMei's Little World

Blurb :
Namaku Flory. Usia mendekati tiga puluh dua. Status? Tentu saja single! Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku.

"Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara-gara gue belom kawin?!"

"Karena elo punya kantong rahim, Darling,” jawab Dina kalem. “Kantong rahim sama kayak susu Ultra. Mereka punya expired date."

"Yeah," sahutku sinis. "Sementara sperma kayak wine. Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama."

Mamz pikir aku belum menikah karena nasibku yang buruk. Dan kalau beliau tidak segera bertindak, maka nasibku akan semakin memburuk. Tapi Mamz lupa bertanya apa alasanku hingga belum tergerak untuk melangkah ke arah sana.

Alasanku simple. Karena Mamz dan Papz bukan pasangan Huxtable. Mungkin jauh di dalam hatinya, mereka menyesali keputusannya untuk menikah. Atau paling tidak, menyesali pilihannya. Seperti Dina, sahabatku.

"Kenapa sih elo bisa kawin sama laki?!"

Dina tergelak mendengarnya. "Hormon, Darling! Kadang-kadang kerja hormon kayak telegram. Salah ketik waktu ngirim sinyal ke otak. Mestinya horny, dia ngetik cinta!"

See??

"Oh my God!" desah Kika ngeri. "Pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta!"

Yup!

That’s my reason, Darling!

Pemikiran saya tentang buku ini :

Kamis, 22 Mei 2014

Meet The Sennas

Judul : MEET THE SENNAS
Penulis : Orizuka
Penerbit : Teen@Noura
ISBN : 978-602-78166-64
364 halaman, cetakan 1 2014

Blurb :
Aku Daza Senna.
Anak kedua dari tiga bersaudara. Yang artinya aku anak tengah ….

Astaga. Aku menulis apa, sih?
Oke, mari coba lagi.

Aku Daza Senna.
Aku tinggal bersama orang-orang yang sama sekali tak bisa disebut normal. Dan sialnya, orang-orang itu adalah keluargaku.

Hmm, ini sudah lebih bagus.
Siapa sih yang mau tinggal dengan orang-orang yang memberi semacam formulir pendaftaran dan serangkaian ujian kepada setiap cowok yang ingin dekat denganku? Memangnya cowok-cowok itu mau SNMPTN? Coba bayangkan penderitaanku. Belum terbayang? Berarti kalian harus bertemu dengan mereka.

Please, Meet The Sennas..

Pemikiran saya tentang buku ini :

Sabtu, 29 Maret 2014

London : Angel

Judul : LONDON : Angel
Penulis : Windry Ramadhina
Editor : Ayuning & Gita Romadhona
Profreader : Jia Effendi
Desain Sampul : Levina Lesmana
Ilustrasi Isi : Diani APsari
Penerbit : GagasMedia
ISBN : 979-780-653-7
330 halaman, cetakan I 2013

Blurb :
Pembaca Tersayang,

Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye. 

Windry Ramadhina, penulis novel Orange, Memori, dan Montase mengajak kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tidak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemukannya. Apakah perjalanannya ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita. 
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.

Enjoy the journey,
EDITOR

Rabu, 29 Januari 2014

Athena: Eureka!

Judul : ATHENA: EUREKA!
Penulis : Erlin Natawiria
Editor : Nico Rosady & Jia Effendy
Proofreader : Patresia Kirnandita
Desain sampul : Jeffri Fernando
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 978-979-780-671-2
284 Halaman, cetakan I Desember 2013

Blurb :

Pembaca tersayang,

Langkahkan kakimu ke kota sang dewi kebijaksanaan, Athena. Dari penulis debut Gagasmedia, Erlin Natawiria, kita akan mengikuti Widha mewujudkan impian masa kecilnya serta mendiang kakaknya yang kembar.

Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan. Mereka menjadi rekan seperjalanan; menyusuri Agora, Plaka, lalu ikut larut dalam keriaan sepasang pengantin baru di Rafina. Rasa bertumbuh seiring kaki-kaki mereka melangkah, dan binar tepercik setiap kali keduanya berserobok pandang.

Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki, Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal dia lupakan.

Setiap tempat punya cerita,

Di antara puing-puing kuil Parthenon, ada reruntuhan hati yang siap dibangun kembali.

Salam,

Editor

Pemikiran saya tentang buku ini :

Minggu, 01 September 2013

Melbourne: rewind


Judul : MELBOURNE 
Penulis : Winna Effendi
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 979-780-645-6
328 Halaman

And it's hard to love again
when the only way it's been
when the only love you knew
just walked away
If it's something that you want
Darling, you don't have to run

Does the past always come back to you?
Laura kembali bertemu dengan Max, mantannya yang telah menghilang selama lima tahun tanpa meninggalkan jejak. Max yang tidak berubah, yang masih terlihat sama dan berbeda. Mereka bertukar kabar, bercerita sedikit, bertukar nomer handphone, berjanji untuk bertemu, bertukar cerita, catch up on old times.. sesuatu yang dijanjikan Laura tapi mungkin tak akan dipenuhi, berjalan menjauh hingga sebuah ajakan dari Max yang menghentikannya

"What about some coffee??"

Kamis, 04 April 2013

The Devil In Black Jeans


THE DEVIL IN BLACK JEANS
Penulis : aliaZalea
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 352 halaman

Dara adalah seorang personal assistant para artis dan baru saja bekerja pada Blu, seorang penyanyi Opera Indonesia dan merupakan adik dari seorang drummer keren Jo Brawijaya. Masalahnya adalah Jo yang terlalu lebay dalam menjaga-mengurus adiknya hingga seringkali membuat Dara jengkel dan Jo sering merasa frustasi dengan tingkah Dara.

"Hell no, i dont want her working for me!!!" teriak jo
Blu yang abege sangat menyukai Dara yang jauh lebih mengerti dirinya daripada Jo yang super over protective dan melarangnya ini itu hingga akhirnya Dara membantu Blu untuk ngedate dengan gebetannya yang ternyata Gay di malam tahun baru tanpa diketahui Jo, tapi sayangnya kenekatan mereka membuat Jo marah dan memecat sepihak Dara tanpa mendengar penjelasan lebih dulu.

"Kamu yang memerintahkan saya untuk dipecat!!!dan jangan coba membantah, saya sudah tau semuanya, You are such a bastard, i hope you rot in hell"

Jumat, 29 Juni 2012

99 Cahaya di Langit Eropa

Kisah Perjalanan Hanum Salsabiela Rais selama mengelilingi Eropa terangkum dalam novel 424 halaman yang sudah sangat lama saya beli di Gramedia akibat terpancing oleh TL di Twitter saya yang sangat berisik ngebicarain novel ini. 

Novel ini lain rasanya karena sedikit demi sedikit melihat sisi lain dari perjalanan mengelilingi Eropa, karena Eropa yang seperti saya tau ternyata tidak hanya melulu soal objek-objek wisatanya tetapi dengan novel ini kita lebih mengenal Eropa melalui sisi agama rahmatan lil 'alamin yaitu Islam. Bahwa dulu Islam dan Eropa memiliki hubungan spesial. Mbak Hanum sangat lugas menguraikan kisah-kisah dibalik suatu objek wisata,  yang membuat saya semakin penasaran uuntuk loncat kehalaman berikutnya, contoh kecil dari kisah mbak Hanum seperti tulisan di hijabnya Bunda Maria, Mezquita di Cordoba-Granada, Haghia Sophia di Turki, Rahasia di Museum Louvre di Paris dan tentu saja Napoleon Bonaparte yang membuat saya terbelalak tak percaya dan mungkin saja memang ituah kebenarannya juga rahasia-rahasia menakjubkan lainnya yang diceritakan Mbak Hanum membuat saya agak gimanaaa gitu :D. 

Agak menyesal kenapa saya baru melahap buku ini sekarang dan melalui buku yang ditulis mba Hanum benar-benar membuat saya lebih jatuh cinta kepada Islam, 4 jempol deh buat mbak Hanum ^^ kalau menurut saya sih, novel ini sangat "RECOMMENDED"
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...