Tampilkan postingan dengan label GPU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GPU. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2020

Finn by Honey Dee


Finally, saya bisa update blog lagi setelah sekian lama, terakhir saya update pada September 2017 #dikeplak, selain itu saya juga sudah jarang membaca buku. Membaca buku butuh waktu lama untuk saya selesaikan, karena itulah saya sekarang lebih sering mendengarkan podcast atau nangkring di youtube. Oke cukup dengan intro saya yang nggak penting dan langsung saja kita bahas buku yang baru saja saya selesaikan.

Nggak ada hidup yang sempurna. hidup memang begini, penuh cacat dan kekurangan.

Menceritakan tentang Elizabeth Bachtiar yang berusaha lari dari hidup dan rasa bersalah atas kematian Arthur, adiknya. Di Facebook, Liz berkenalan dengan Andika Gautama yang sedang mencari terapis untuk Finn, adiknya yang Autis. Lizpun menyanggupi dan segera terbang ke Balik Papan.

Finn, penderita autis yang baru saja kehilangan Ibu kesayangannya, Ibu Montik dan harus berhadapan dengan Ayahnya yang seringkali melampiaskan kemarahan dengan pukulan dan makian. Sebenarnya saat diasuh Ibu Montik, Finn banyak memberikan tanda-tanda positif. Finn juga dapat berbicara sederhana dan berinteraksi, tapi semuanya hilang dan Finn sering tantrum dengan membenturkan kepala ke dinding.

Senin, 31 Juli 2017

Three Sisters



Menceritakan tiga orang kakak beradik dengan masalahnya masing-masing. Rera, anak sulung yang masih jomblo, sibuk dicarikan jodoh oleh orang tuanya dan menghadiri kencan buta. Gina, anak tengah yang sudah menikah dan punya dua anak yang aktif, tapi merasa tertekan, nggak bebas dan berharap dapat melajang kembali dan Yumi, sang adik yang belum juga dikaruniai anak plus memiliki mertua yang rewel.

Membaca buku ini rasanya nano-nano. Agak sebel dengan Rera yang kelewat pemilih dan menurutku dia selalu ilfeel dengan laki-laki yang dikenalin. Ada saja hal nggak penting yang bikin dia nggak sreg (tapi sikapnya dengan laki-laki yang ngejelekin mantannya itu menurutku tepat #pembacalabil). Maksudnya dia itu baru ketemu loohh dan langsung ngejudge a book by its cover, tapi emang sih kadang penilaian pertama itu menentukan #pembaca nggak konsisten. 

Selasa, 28 Februari 2017

Tanah Surga Merah, antara Politik dan Kritik Sosial


Sekarang arah telah berbalik tajam, aku bukan lagi pahlawan melainkan penjahat buronan diintai polisi dan diburu orang-orang Partai Merah yang menaruh dendam kesumat.

Adalah Murad mantan pejuang kemerdekaan Aceh dan mantan anggota Partai Merah yang kini menjadi buronan polisi dan Partai Merah karena dianggap sebagai pemberontak. Setelah sekian lama melarikan diri, akhirnya Murad kembali ke Aceh, ke kota kelahirannya. Setelah masa damai, banyak mantan pejuang kemerdekan Aceh menduduki kursi kepemerintahan. Ada juga diantara mereka yang menjadi kepala daerah.

Biasanya, masalah yang kerap mereka bincangkan hanyalah seputar proyek, jabatan dan perempuan. Biarpun sudah menjadi anggota dewan dan pejabat terpandang, sifat kekanak-kanakan mereka tak pernah berkurang. Inilah yang terjadi bila orang-orang rakus dan bodoh menjadi penguasa negeri.

Kepulangan Murad tidak berjalan mulus meskipun dia telah menyamar menjadi orang lain. Banyak dari teman-temannya dulu yang sekarang menjadi musuhnya tetap mengenali Murad. Belum apa-apa Murad telah dikeroyok beramai-ramai, walau akhirnya mereka percaya bahwa Murad bukanlah Murad, sang pemberontak partai Merah. Murad menumpang di rumah Abduh, sahabatnya dulu yang sekarang menjadi guru sejarah. Abduh seringkali menyayangkan budaya baca buku yang sangat rendah di Aceh dan herannya budaya pacaran menjurus mesum meningkat di Aceh.

Kamis, 23 Februari 2017

The Last Breath (Napas Terakhir)

Aku homesick, mendadak menyadari hal itu. Tapi yang kumaksud secara harfiah. Maksudku, berpikir tentang pulang ke rumah membuat tubuhku sakit sungguhan---mual dan pening, dan seolah aku tak bisa bernapas. Aku tak ingin pergi ke sana. Belum. Aku tak ingin kembali ke perasaan yang ditimbulkan oleh tempat itu.

***

Buku ini memiliki alur dan kisah yang menarik. Awalnya aku berpikir buku ini hanya tentang siapa yang telah membunuh Ella Mae, ibu tiri Gia Andrews. Ternyata buku ini bukan hanya berisi teka-teki pembunuhan tapi juga tentang rahasia-rahasia yang terkubur, keluarga, cinta dan kehidupan. 

Buku ini dituturkan oleh Gia, anak dari Ray Andrews, terdakwa pembuhan atas kematian istrinya dan kilasan balik dari Ella Mae. Ray yang telah menghabiskan 16 tahun di penjara akan pulang ke rumah mereka karena kanker yang sudah stadium akhir dan memasuki masa-masa sekarat. Gia yang melarikan diri dari rumah dengan menjadi pekerja kemanusiaan di negara-negara yang mengalami bencana akhirnya pulang untuk merawat ayahnya karena Bo dan Lexi, sang kakak tak peduli lagi dengan Ayah mereka. 

Senin, 23 Januari 2017

Puisi dan Foto Rangga untuk Film Ada Apa dengan Cinta 2

Judul : TIDAK ADA NEW YORK HARI INI
Penulis : M. AAN MANSYUR
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
120 Halaman, Cetakan  I, 2016
My Rating : 4/5

Puisi adalah museum yang lengang. Masa remaja dan negeri jauh. Jatuh dan patah. Foto-foto hitam putih. (P.11)

Aku bukan penikmat puisi yang terkadang diksinya membingungkanku. Begitupun buku ini yang awalnya membuatku agak bingung dengan setiap kata yang menurutku err terlalu susah untuk dimengerti, tapi semakin aku membacanya aku mulai (agak) paham tentang apa yang dialami dan dirasakan mas Rangga #ehem.

Senin, 16 Januari 2017

ORANG-ORANG TANAH

Judul : ORANG-ORANG TANAH
Penulis : Poppy D. Chusfani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9789792283983
200 halaman, cetakan ke I, 2013
My Rating : 4/5

Beberapa hari ini aku merasa gloomy, jadi aku memutuskan untuk membaca buku sebagai pelarian dan agar tetap waras aku butuh buku yang dark, tragis, sedih dan semacamnya, karena membaca buku yang manis aku akan berakhir lebih menyedihkan. Setelah beberapa buku yang aku baca tidak selesai, aku menemukan kumcer ini, yah walau moodku tidak terlalu membaik setidaknya aku merasa lega dan tidak menyesal menyingkirkan bacaanku.

Rabu, 21 Desember 2016

FOREVER MONDAY

Judul : FOREVER MONDAY
Penulis : Ruth Priscilia Angelina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020310060 
320 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 3.5/5

Entahlah saya agak bingung bagaimana mereview buku ini. Terlalu banyak konflik yang dialami oleh para tokoh yang semuanya saling berkaitan dan terkadang membuat saya geleng-geleng kepala. Pada saat saya berpikir "oh, mungkin seperti ini", tetapi penulis berkehendak lain dengan memberikan drama yang lain. Awalnya saya cukup pusing tapi saya memaksakan untuk terus membaca.

Kamis, 31 Maret 2016

Losing Hope - Segenap Daya

Judul : LOSING HOPE
Penulis : Colleen Hoover
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020312057 
408 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3.5/5

Blurb

Lanjutan Hopeless

Terkadang kita harus kembali ke masa lalu, dan mengikhlaskan yang telah lalu, sebelum berani melangkah maju...

Dua gadis yang Dean Holder sayangi, direnggut darinya. Bertahun-tahun Holder didera rasa bersalah; andai saja ia mampu melindungi mereka berdua.

Terjebak masa lalu, Holder tak pernah menatap ke depan. Hingga Sky muncul. Gadis itu penyelamatnya. Harapannya. Kali ini, ia takkan mau kehilangan lagi.

Meski begitu, Holder tidak mengantisipasi kemungkinan duka kembali menghantamnya dan membuatnya tersungkur. Tapi sekarang, ia tidak sendirian. Bersama Sky, Holder akan berjuang untuk bertahan, dan tegar menghadapi tiap detiknya. 
Aku membuat mereka bernasib buruk. Seolah hari ketika aku memberi mereka julukan, tanpa sengaja aku memberi julukan untuk diri sendiri. Karena, aku yakin setengah mati saat ini aku merasa tidak punya harapan

Buku ini merupakan lanjutan Hopeless dan diceritakan dari sudut pandang Dean Holder. Saat membaca Hopeless ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan dan ternyata jawabannya ada dibuku ini. Kisahnya masih tentang Sky dan hal apa yang sebenarnya dialami Holder. Mengapa dia pindah sekolah, peristiwa bunuh diri Leslie, saudara kembarnya yang membuat kehidupan mereka luluh lantak, pencarian Hope, rasa bersalah dan ketidakberdayaan Holder.

Selasa, 26 Januari 2016

Ketika kebenaran lebih membuat putus asa

Judul : HOPELESS - TANPA DAYA
Penulis : Colleen Hoover
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020312019
496 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 4/5

Blurb



Terkadang mengetahui kebenaran lebih membuat putus asa ketimbang meyakini kebohongan…

Itu yang Sky sadari begitu ia bertemu Dean Holder. Dikenal gara-gara reputasi buruknya di sekolah, hanya Holder yang sanggup membuat jantung Sky berdebar-debar. Membuat gadis tujuh belas tahun itu takut sekaligus terpesona pada sikapnya yang tak mudah ditebak. Tapi Holder sumber masalah. Apalagi sejak cowok itu hadir, kenangan lama yang lebih baik terpendam kembali menghantui.

Masalahnya, Holder terus mendekat. Memaksa ingin mengenal Sky lebih jauh. Sky pun akhirnya menyerah. Menyambut cowok itu memasuki hidupnya. Hanya untuk mengetahui kebenaran, bahwa Holder tidak seperti yang dia katakan. Bahwa ada rahasia yang dia sembunyikan. Dan ketika rahasia itu tersingkap, hidup Sky tak pernah sama lagi.
Saya mulai membaca Hopeless tanpa tau buku ini akan bercerita tentang apa. Blurb yang adapun tidak membantu saya menemukan tema yang diusung penulis dan ketika melihat daftar isi saya kembali bingung, daftar isi buku ini hanya berisikan timeline yang terkadang tidak beurutan, sebenarnya buku ini tentang apa sih?

Kamis, 10 Desember 2015

Romansa perkebunan anggur dalam Blue Vino

Judul : BLUE VINO
Penulis : K. Fischer
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9789792280197
328 halaman, cetakan ke I, 2013
My Rating : 3.5/5

Blurb :

Mereka terdiam. Tanpa kata, namun bukan tanpa makna. Ketika cinta menebarkan mantranya, sebuah senyum mampu membuka seluruh bulir rasa.

Langenlois. Wilayah perkebunan anggur di selatan Austria itu menjadi tempat Roz menyembuhkan luka hati karena dikhianati rekan kerjanya.

Di tengah deretan pohon anggur serta penduduk pedesaan yang ramah dan menyenangkan, Roz berharap bisa menata lagi kehidupan pribadinya yang terlupakan demi ambisinya berkarier.

Bjorn Baum dan Dagny Kerulaner adalah dua pria yang membuat Roz menemukan sisi lain dirinya. Tapi tak disangka oleh Roz, satu dari dua pria tersebut melakukan hal keji yang nyaris membuat Roz melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya.
 "Ada yang aneh rasanya jika aku tahu ada masalah, terus aku hanya diam-diam saja. Sok tidak tahu. Apalagi kalau aku tahu, kalau aku dapat membantu. Biarpun sedikit."

Rosalia atau Roz seorang wanita workaholic dan memiliki julukan miss fix-it memutuskan cuti kerja karena dikhianati rekan kerjanya, Hubert. Hubert mengklaim semua kerja keras Roz tanpa sedikitpun merasa bersalah. Apalagi ketika atasannya meminta Hubert untuk ikut international meeting yang selama ini dihadiri Roz. Sakit hati atas perlakuan Hubert, Rozpun mengikuti Lisa, sekretarisnya ke Langenlois. Wilayah perkebunan anggur di selatan Austria. Roz ingin memberi pelajaran ketidakhadirannya selama tiga minggu akan berpengaruh pada proyek kantornya.

Kamis, 29 Oktober 2015

Berlabuh di Lindoeya

Judul : BERLABUH DI LINDOEYA
Penulis : K. Fischer
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1866-0
280 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



Tidak ada yang tahu luka batin yang disimpan Sam rapat-rapat. Hingga gadis itu memutuskan melarikan diri dari Indonesia dan memulai hidup baru dengan bekerja di perusahaan pengeboran minyak di ujung dunia, di Norwegia. Ketika harus pindah ke kantor pusat di Oslo, Sam menolak tinggal di apartemen dan menyewa rumah tua di Pulau Lindoeya.

Di Lindoeya, Sam bertemu dengan Rasmus Knudsvigsson, tetangga barunya. Meskipun diawali rasa takut dan curiga, perlahan ketulusan pria tampan bermata biru itu dapat mencairkan kebekuan hati Sam.

Namun, ketika Sam merasa sudah siap membuka hati sepenuhnya untuk Rasmus, salah satu anggota dewan yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Oslo menarik Sam kembali ke pusaran intrik masa lalu....
Bukannya kamu di sini untuk mengganti masa lalu? Kamu justru berulah persis seperti ketika kamu baru datang di Harstad. Serbacuriga. Ketakutan yang tidak jelas. Hanya karena belum kenal benar. (P. 87)

P. Samahita atau Sam dipindahtugaskan ke Kantor Pusat Oslo. Sam nyaris menolak tawaran perusahaannya untuk bergabung dalam proyek di kantor pusat. Sam membenci sosialisasi, karena itulah kepindahannya agak terasa berat dan untunglah apartemen yang biasa ditempati pegawai kantor mengalami kerusakan, sehingga ia harus mencari tempat tinggal lain. Sam akhirnya menyewa rumah Inga, sekretaris senior di kantor cabang Harstad yang sudah seperti ibunya sendiri. Rumah yang akan ditempati Sam berada di pulau sepi bernama Lindoeya dan hanya ada dua rumah yang berdiri berdampingan. Sam lega setidaknya tak ada yang menggangu kehidupannya dan tidak ada orang yang akan repot bertanya tentang masa lalunya.

Kamis, 22 Oktober 2015

Cerita Cinta Indonesia: 45 Cerpen Terpilih

Judul : CERITA CINTA INDONESIA
Penulis : 45 Penulis GPU
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-0517-2
400 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 3/5

Blurb :


Beragam tema, beragam kisah terangkum di kumpulan cerita pendek Cerita Cinta Indonesia ini. Mulai dari jejak sastra hingga cerita pendek TeenLit tergores dalam 45 cerpen buah karya 45 penulis yang pasti sudah Anda kenal. Kumpulan cerita pendek ini adalah semacam bentuk syukur dan terima kasih bahwa kami masih bisa meneruskan semangat dalam berkarya.

Membaca kumpulan cerita pendek ini seakan memilih beraneka rasa dan rupa dalam sajian paket lengkap. Sebab, ada begitu terlalu banyak kisah kehidupan yang menunggu untuk diceritakan, dan yang terdapat dalam buku ini hanya sebagian kecilnya. Tak pernah cukup kisah cinta, misteri, persahabatan, dan beragam tema lainnya di dunia ini untuk ditampilkan dalam bentuk karya sastra atau cerita populer.

Apa pun rasa dan rupa yang Anda dapatkan saat membacanya, kami berharap Anda menikmati sajian Cerita Cinta dengan rasa Indonesia ini.

***

Kumpulan Cerpen ini ditulis oleh 45 Penulis GPU:
Ahmad Tohari, aliaZalea, Andina Dwifatma, Anjar Anastasia, Arswendo Atmowiloto, Ayu Gendis, Boim Lebon, Budi Maryono, Clara Ng, Debbie Widjaja, Dewi Kharisma Michellia, Dewi Ria Utari, Dewie Sekar, Dyan Nuranindya, Eka Kurniawan, Erlin Cahyadi, Esti Kinasih
Ini adalah kali kedua saya membaca kumpulan cerpen. Kumcer pertama yang saya baca adalah Madrenya Dewi Lestari. Saya bukan penikmat kumcer, tapi saya membeli buku ini (dan menimbunnya terlalu lama) dengan ekspektasi tinggi. Saya juga tergiur dengan nama-nama penulis yang ikut menuliskan cerpen terpilih ini walau ada beberapa penulis yang bukunya belum pernah saya baca.

Judul setiap cerpen diurut berdasarkan abjad nama penulisnya. Cerpen milik Ahmad Tohari, SK Pensiun berada diurutan pertama dan The Pink Lotusnya Wiwien Wintarto menjadi cerpen penutup. Buku ini memiliki berbagai tema dengan beragam kisah. Perasaan saya saat menyelesaikan kumpulan cerpen ini juga beragam. Ada beberapa cerpen yang saya sukai, ada yang terkesan biasa saja, ada yang membuat saya bingung dan ada juga yang berakhir dengan pertanyaan karena saya kurang mengerti dengan cerpen tersebut #self toyor.

Selasa, 08 September 2015

Critical Eleven

Judul : CRITICAL ELEVEN
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1892-9
344 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 4/5

Blurb :


Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.
Saya sudah lama mendengar nama Ika Natassa, tapi belum sekalipun saya membaca bukunya. Dulu saya hampir membeli buku Ika Natassa tapi ketika saya intip-intip, buku-bukunya mbak Ika ditulis dengan bahasa yang campur aduk antara Indonesia Inggris yang membuat saya menghentikan niat tersebut. Saya hanya merasa tidak nyaman dengan gaya bahasa yang digunakan penulis sampai saya mendengar Critical Eleven. Awalnya saya tidak terlalu peduli dengan promo dan PO yang cukup heboh di linimasa dan ketika iseng-iseng buka goodreads banyak review positif yang saya temui dan akhirnya saya memutuskan untuk mencoba membaca Critical Eleven.

Selasa, 16 Juni 2015

In a Blue Moon

Judul : IN A BLUE MOON
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1462-4
320 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 5/5


Blurb :


“Apakah kau masih membenciku?”

“Aku heran kau merasa perlu bertanya.”

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.
Membaca In a Blue Moon mengingatkan saya pada suatu masa di SMA. Saya mempunyai teman (baru akhir-akhir ini saya mengakui dia sebagai teman) yang sangat hobi mengganggu saya, pada saat itu istilah bullying belum terlalu dikenal, yang saya tau setiap hari ada saja bahan ejeken yang dilontarkan kepada saya. Saya memang tidak diam saja diperlakukan seperti itu. Saya selalu membalas apa yang dikatakannya yang saat ini membuat saya sadar, mengapa orang-orang tidak berhenti mengejek temannya jika kita balas mengejek. Seringkali saya adu mulut dengannya hingga saya capek dan mencoret dia dari daftar pertemanan. Saya tidak pernah menganggap dia ada dan menghindari hal-hal yang berhubungan dengannya. Saya bersyukur ketika kelas dua, dia pindah sekolah dan saya tidak merasa kehilangan seperti teman-teman saya yang lain.

Kamis, 21 Agustus 2014

Seoul Love Story

Judul : SEOUL LOVE STORY
Penulis : Meliana Zaenuddin
Penerbit : Amore (Gramedia Pustaka Utama)
ISBN : 978-979-22-9858-1
280 halaman, cetakan ke I, 2013
My Rating : 2/5

Blurb :

Ditinggal mati suami pada usia teramat muda, membuat Abriel depresi. Ia memutuskan kuliah ke Korea Selatan, berharap memudarkan kenangannya dan punya kehidupan yang diingini orang-orang kesayangannya.

Jaejoong seorang idola tampan ternama, namun Abriel anggap berbahaya. Pria itu jatuh cinta begitu melihat Abriel, hingga nekat mendekatinya walau gadis itu dikelilingi tembok berjeruji besi. Seiring waktu Abriel mendapati diri terhanyut dalam pesona tak kenal menyerah Jaejoong. Cinta menyelinap, namun menjadi rumit.

Ibu Jaejoong yang terkenal kejam dan Chaekyong, mantan pacar Jaejoong yang tidak rela diputuskan, mengisi perjalanan cinta roller coaster itu. Lalu ada Yoohwan, teman segrup boyband Jaejoong. Dia amat menyukai Abriel dan selalu siap melindungi gadis itu dari segala bahaya.

Saat keadaan bertambah runyam, lelaki mana yang dipilih Abriel: Jaejoong atau Yoohwan?

Seoul love story menceritakan seorang gadis Indonesia, Abriel yang berusaha menyembuhkan luka hatinya dan memutuskan untuk kuliah di Korea Selatan. Abriel berharap disana dia dapat menata kembali hidupnya yang berantakan. Tapi kenyataan berkata lain, disaat Abriel mulai terbiasa dengan kehidupannya yang baru, seorang lelaki tiba-tiba saja memutuskan masuk kehidupannya, mengacaukan perasaannya dan mampu menghapus masa lalunya yang menyakitkan. 

Terdengar klise ya? 

Minggu, 29 September 2013

Runaway Ran


Judul : Runaway Ran
Penulis : Mia Arsjad
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-22-6000-7
368 Halaman

Sinopsis :
Katrina si anak manja yang hobi belanja online itu, sekarang harus belajar hidup irit dan mencari uang sendiri. Kebetulan, ada iklan lowongan yang di-broadcast di Blackberry. Katanya sih untuk jadi asistennya J.F. Ran, komikus pengarang 4 Hero No Zero. Tawarannya menggiurkan sih, dan berhubung kebutuhan belanja online-nya sangat mendesak, Katrina pun mengirimkan CV-nya.

Komik berjudul 4 Hero No Zero sudah tiga tahun ini booming di Indonesia. Komik nyeleneh dan kocak itu ditulis oleh J.F. Ran yang ternyata aslinya ganteng, tapi galak. Apalagi pacarnya, Viana, yang judes dan cemburuan setengah mati. Nggak heran kalau orang yang kerja jadi asisten Ran, nggak pernah bertahan lama.

Kali ini giliran Katrina yang jadi asistennya. Bakalan awet nggak ya? Kira-kira siapa yang bakalan takluk? Ran atau Katrina?

Minggu, 15 September 2013

Heart Quay


Judul : HEART QUAY
Penulis : Putu Felisia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-22-9762-1
248 Halaman

Sinopsis :
“Apakah pernah berpacaran, sehingga berhak meminta putus? Apakah pernah memiliki sehingga berhak merasa kehilangan?”Kalimat yang terucap dengan mantap dan jelas dari mulut Zoya itu menggoreskan kepedihan bagi Elang Angkasa. Menghancurkan dua hati yang pernah menyimpan rasa.

Zoya berharap semua kenangan pahitnya bersama Elang bisa pudar seiring waktu. Namun kenyataan berkata lain. Bahkan ketika jarak semakin jauh dan tahun-tahun berlalu... bahkan ketika Elang memutuskan untuk menikah dengan Tiara, sahabatnya sendiri.

Dalam perjalanan ke Singapura menuju pernikahan Elang dan Tiara, Zoya bertemu Kenneth Yang, laki-laki menyebalkan yang skeptis dan lebih akrab dengan gadget daripada manusia. Dari lelaki yang menyebalkan, Kenneth berubah menjadi lelaki yang penuh perhatian pada saat terapuh Zoya dan menumbuhkan kepercayaan gadis itu kembali akan cinta.Di Marina Bay Sands, patahan hati, lipatan kenangan, kebencian dan rindu, semua terungkap. Ketika setiap hati akhirnya harus mengambil pilihan sulit, apakah bisa mereka mengosongkan hati dan membuka kesempatan untuk cinta yang baru?

Pemikiran saya tentang buku ini :

Kamis, 04 April 2013

The Devil In Black Jeans


THE DEVIL IN BLACK JEANS
Penulis : aliaZalea
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 352 halaman

Dara adalah seorang personal assistant para artis dan baru saja bekerja pada Blu, seorang penyanyi Opera Indonesia dan merupakan adik dari seorang drummer keren Jo Brawijaya. Masalahnya adalah Jo yang terlalu lebay dalam menjaga-mengurus adiknya hingga seringkali membuat Dara jengkel dan Jo sering merasa frustasi dengan tingkah Dara.

"Hell no, i dont want her working for me!!!" teriak jo
Blu yang abege sangat menyukai Dara yang jauh lebih mengerti dirinya daripada Jo yang super over protective dan melarangnya ini itu hingga akhirnya Dara membantu Blu untuk ngedate dengan gebetannya yang ternyata Gay di malam tahun baru tanpa diketahui Jo, tapi sayangnya kenekatan mereka membuat Jo marah dan memecat sepihak Dara tanpa mendengar penjelasan lebih dulu.

"Kamu yang memerintahkan saya untuk dipecat!!!dan jangan coba membantah, saya sudah tau semuanya, You are such a bastard, i hope you rot in hell"

Senin, 03 Desember 2012

Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah


Judul : Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 512

“Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat. Hebat sekali benda bernama perasaan itu"
-- Pak Tua (halaman 132)


Novel ini menceritakan kisah cinta yang sama sekali tidak biasa antara Borno dan Mei, seorang pengemudi sepit di sungai Kapuas dan seorang guru keturunan Tionghoa. Borno yang memiliki hati paling lurus sepanjang tepian Kapuas ditakdirkan untuk bertemu Mei walau terkadang untuk pertemuan – pertemuan selanjutnya itu direncanakan oleh Borno sendiri (atau Mei?). Pertemuan mereka berawal dari sebuah angpau merah yang Borno kira adalah sebuah surat yang tak sengaja ditinggalkan oleh sang pemiliknya, Si gadis cantik berbaju kuning. Pertemuan demi pertemuan pun mengalir sepanjang sungai Kapuas yang sayangnya Borno tidak berani untuk sekedar menanyakan nama dan hanya hafal aktivitas sang gadis cantik (tiba didermaga kayu pukul 7.15, menyeberang. Dia selalu berpakaian rapi, membawa payung, dengan tas dipenuhi buku tersampir dipundak. Aku menerka-nerka tampaknya pekerjaan gadis ini guru – halaman 97) yang membuat Andi sahabat karib Borno sendiri kesal. Perjalanan Borno untuk sekedar mengenal gadis tersebut mengalami banyak rintangan hingga akhirnya nasib baik berpihak kepadanya sehingga mereka menjadi dekat  dan perjalanan cerita Borno dan Meipun dimulai, dari belajar sepit, menikmati Kapuas, mengantarkan makan siang, menikmati kota Surabaya, menemui pasangan fulan dan fulanah, diusir satpam galak, yang sayangnya tanpa Borno sadari kedekatan itu membuka kembali lembar lama kenangan yang membekas di ingatan Borno hingga akhirnya angpau merah jugalah yang akan menyingkap semua tirai masa lalu sekaligus jawaban dari semua peristiwa yang dialami Borno.

“Seharusnya kita tidak pernah bertemu Abang” (Mei)

Awalnya saya membaca kisah ini di jejaring sosialnya milik Tere Liye dan berakhir dengan ending yang menggantung dan tidak lama Novel ini nangkring di Gramedia. Saya Suka covernya yang sendu menurut saya tapi sangat cantik. Well tak dipungkiri nama Tere Liye adalah salah satu magnet dalam dunia perbukuan, saya salah satu fansnya dan memiliki semua koleksinya dan tidak heran tanpa pikir panjang saya membeli novel ini dan berharap ada ending yang lain dikisahnya.

Menurut saya karya Tere Liye yang satu ini berbeda, berbeda karena mengambil setting di Pontianak, berbeda dalam hal penentuan tokohnya dan berbeda dengan alurnya. Cerita cinta yang tidak terkesan lebay dan banyak memberikan pesan positifnya baik melaui Borno, Pak Tua dan tokoh lainnya yang tidak menggurui, sederhana tapi menghujam jantung dan bikin nyesek, cocok bagi yang suka galau (nunjuk diri sendiri) dan mengobati kegalauan. 5 jempol untuk bang Tere. Typo? Entahlah saya tidak menemukannya karena saya sangat menikmati ceritanya, tapi saya kepingin tau masa mudanya pak Tua itu gimana ya? Karena di Novelnya kurang begitu dijelaskan padahal menurut saya Pak Tua adalah tokoh yang juga berperan besar untuk Tokoh Utama (borno) dan Mei. Mungkin agak lebih seru diceritakan darimana semua kebijakan pak Tua dan pasti seru sekali membayangkan masa muda pak Tua.

Dan untuk endingnya? Saya bernapas lega untuk ending novel ini setidaknya tidak membuat pikiran saya ngambang kemana-mana, saya sangat suka dengan keteguhan Borno dan hatinya yang sangat lapang. Saya suka sekali BoMe Couple ini. Saya suka sekali bagaimana cara Borno menjelaskan perasaannya yang membuat gadis si sendu menawan nan misterius –Mei menjadi gadis yang sama riangnya di Pontianak.

“kau tahu, Mei. Dulu aku pernah bertanya pada Pak Tua, “Kalau untuk Andi, Pak Tua punya kalimat bijak dan cerita hebat cinta yang cocok baginya, lantas untukku, apakah Pak Tua juga punya? Pak Tua tersenyum, dan menepuk bahuku, ‘Tentu ada, Borno. Tentu ada. Tapi aku akan membiarkan kan sendiri yang menemukan kalimat bijak itu, kau sendiri yang akan menulis cerita hebat itu. Untuk orang-orang seperti kau, yang jujur atas kehidupan, bekerja keras dan sederhana, maka definisi cinta sejati akan mengambil bentuk yang amat berbeda, amat menakjubkan.’ Kau tau Mei. Hari ini aku mengerti kalimat Pak Tua (halaman 507)

Cinta sejati akan memiliki jalannya sendiri

Medan, Juni 2012
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...