Tampilkan postingan dengan label Kumcer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumcer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2021

Matinya Burung-Burung

Saat ngescroll timeline di twitter aku menemukan potongan chapter yang menarik dari sebuah buku yang berkaitan dengan trending topik saat itu. Langsung saja aku mencari info tentang buku yang akhirnya aku tau berjudul Matinya Burung-Burung dan pas cek di Google play book, ebooknya sedang diskon. Segera dibeli tanpa mikir dua kali #pecintadiskon.

Seperti judulnya buku ini memang terdiri dari cerita-cerita pendek, bahkan beberapa sangat pendek yang nggak masalah dibaca dari chapter mana saja dan kapan saja. Buku ini ditulis oleh Pengarang-pengarang yang berasal dari Amerika Latin dan cocok dibaca saat kita belum bisa pergi atau liburan, tapi kita sudah berkeliling dan mendapatkan gambaran tentang keragaman bentuk atau tema dalam cerita sangat pendek Amerika Latin.

Buku ini terdiri dari 61 cerita pendek yang ditulis 33 pengarang, berikut beberapa cerita pendek favoritku :

Senin, 16 Januari 2017

ORANG-ORANG TANAH

Judul : ORANG-ORANG TANAH
Penulis : Poppy D. Chusfani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9789792283983
200 halaman, cetakan ke I, 2013
My Rating : 4/5

Beberapa hari ini aku merasa gloomy, jadi aku memutuskan untuk membaca buku sebagai pelarian dan agar tetap waras aku butuh buku yang dark, tragis, sedih dan semacamnya, karena membaca buku yang manis aku akan berakhir lebih menyedihkan. Setelah beberapa buku yang aku baca tidak selesai, aku menemukan kumcer ini, yah walau moodku tidak terlalu membaik setidaknya aku merasa lega dan tidak menyesal menyingkirkan bacaanku.

Minggu, 15 November 2015

Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri

Judul : JATUH CINTA ADALAH CARA TERBAIK UNTUK BUNUH DIRI (DAN CERITA-CERITA LAINNYA)
Penulis : Bernard Batubara
Penerbit : Gagasmedia
ISBN : 979-780-771-1
330 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 4/5

Blurb


“Aku tidak bersepakat dengan banyak hal, kau tahu. Kecuali, kalau kau bilang bahwa jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri.

Untuk hal itu, aku setuju.”

Kebanyakan orang lebih senang menceritakan sisi manis dari cinta. Sedikit sekali yang mampu berterus terang mengakui dan mengisahkan sisi gelap cintanya. Padahal, meski tak diinginkan, selalu ada keresahan yang tersembunyi dalam cinta.

Bukankah kisah cinta selalu begitu? Di balik hangat pelukan dan panasnya rindu antara dua orang, selalu tersimpan bagian muram dan tak nyaman. Sementara, setiap orang menginginkan cinta yang tenang-tenang saja.

Cinta adalah manis. Cinta adalah terang. Cinta adalah putih. Cinta adalah senyum. Cinta adalah tawa.

Sayangnya, cinta tak sekadar manis. Cinta tak sekadar terang. Cinta tak melulu tentang senyum dan tawa. Ini kisah cinta yang sedikit berbeda.

Masih beranikah kau untuk jatuh cinta?
Hanya orang yang paling mencintaimu, yang mampu membunuhmu. (P.174)

Dalam persepsi saya, jatuh cinta adalah hal yang indah atau saya seperti kebanyakan orang yang senang membahas cinta dari satu sisi saja, sisi yang disukai, sisi yang menghangatkan hati-- sisi yang manis. Padahal cinta tak melulu menawarkan kebahagiaan. Bagi sebagian orang cinta juga rasa sakit, frustasi, kasih yang tak sampai, cinta kepada orang yang salah dan sisi-sisi tak menyenangkan lainnya. Semua itu saya dapatkan ketika membaca buku ini.

Kamis, 22 Oktober 2015

Cerita Cinta Indonesia: 45 Cerpen Terpilih

Judul : CERITA CINTA INDONESIA
Penulis : 45 Penulis GPU
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-0517-2
400 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 3/5

Blurb :


Beragam tema, beragam kisah terangkum di kumpulan cerita pendek Cerita Cinta Indonesia ini. Mulai dari jejak sastra hingga cerita pendek TeenLit tergores dalam 45 cerpen buah karya 45 penulis yang pasti sudah Anda kenal. Kumpulan cerita pendek ini adalah semacam bentuk syukur dan terima kasih bahwa kami masih bisa meneruskan semangat dalam berkarya.

Membaca kumpulan cerita pendek ini seakan memilih beraneka rasa dan rupa dalam sajian paket lengkap. Sebab, ada begitu terlalu banyak kisah kehidupan yang menunggu untuk diceritakan, dan yang terdapat dalam buku ini hanya sebagian kecilnya. Tak pernah cukup kisah cinta, misteri, persahabatan, dan beragam tema lainnya di dunia ini untuk ditampilkan dalam bentuk karya sastra atau cerita populer.

Apa pun rasa dan rupa yang Anda dapatkan saat membacanya, kami berharap Anda menikmati sajian Cerita Cinta dengan rasa Indonesia ini.

***

Kumpulan Cerpen ini ditulis oleh 45 Penulis GPU:
Ahmad Tohari, aliaZalea, Andina Dwifatma, Anjar Anastasia, Arswendo Atmowiloto, Ayu Gendis, Boim Lebon, Budi Maryono, Clara Ng, Debbie Widjaja, Dewi Kharisma Michellia, Dewi Ria Utari, Dewie Sekar, Dyan Nuranindya, Eka Kurniawan, Erlin Cahyadi, Esti Kinasih
Ini adalah kali kedua saya membaca kumpulan cerpen. Kumcer pertama yang saya baca adalah Madrenya Dewi Lestari. Saya bukan penikmat kumcer, tapi saya membeli buku ini (dan menimbunnya terlalu lama) dengan ekspektasi tinggi. Saya juga tergiur dengan nama-nama penulis yang ikut menuliskan cerpen terpilih ini walau ada beberapa penulis yang bukunya belum pernah saya baca.

Judul setiap cerpen diurut berdasarkan abjad nama penulisnya. Cerpen milik Ahmad Tohari, SK Pensiun berada diurutan pertama dan The Pink Lotusnya Wiwien Wintarto menjadi cerpen penutup. Buku ini memiliki berbagai tema dengan beragam kisah. Perasaan saya saat menyelesaikan kumpulan cerpen ini juga beragam. Ada beberapa cerpen yang saya sukai, ada yang terkesan biasa saja, ada yang membuat saya bingung dan ada juga yang berakhir dengan pertanyaan karena saya kurang mengerti dengan cerpen tersebut #self toyor.

Senin, 16 Juli 2012

Madre

Judul : Madre
Penulis : 


"Madre?"

Pak Hadi terus bercerita dan tidak mengindahkan pertanyaan-pertanyaan Tansen dan akhirnya sampailah mereka disebuah kulkas dan dengan kunci warisannya Tansen, Pak Hadi membuka kulkas itu penuh perasaan dan betapa terkejutnyan Tansen ternyata kulkas itu hanya untuk menyimpan satu benda saja : stoples kaca berukuran besar, isinya adonan putih keruh dan itulah Madre.

Berawal dari Madre, kisah masa lalu Tansen akhirnya terbongkar, dan Madre pulalah yang membuat hidup Tansen berubah.

Madre adalah adonan biang, hasil perkawinan antara air, tepung dang fungi Saccharomyses exiguus dan nenek Tansen sendiri yang mengulturkannya dan lahir pada tahun 1941. *kebayang deh setua apa si Madre
Madre juga yang membuat tansen bertemu dengan si Peri Roti yang memberikan komentar di sebuah postingan Blog Tansen yang bercerita tentang Madre dan akhirnya mereka bekerja sama sebagai partner untuk memproduksi Roti Klasik (dibantu oleh para pegawai Tan de Bakker dulu yang sekarang sudah lanjut usia semua tapi masih sangat gesit)  yang sebelumnya Tansen mencoba untuk menjual Madre hanya agar kembali menjadi Orang bebas -tidak terikat aturan seperti kehidupannya dulu.
Aku dan atau uang seratus juta tak pantas menggusur Madre keluar dari sini. tempat tua ini adalah rumahnya. Orang-orang tua ini adalah keluarga sejatinya.
Kalau bebas sudah menjadi keharusan, sebetulnya sudah bukan bebas lagi

Kumpulan Cerita Dee kali ini berisi 13 bahasan yang temanya sangat beragam dengan Madre sebagai Leadernya dan entah kenapa saya tidak terlalu tertarik dengan Kumcer ini, saya hanya menyukai cerita madre dan menunggu layang-layang, dan Prosanya? saya harus membaca berulang-ulang, mungkin karena saya susah memahami prosa atau karena hal lainnya *gubraksss, tapi Dee tetap penulis favorit saya.


Ada yang menarik dalam bahasan Semangkuk Acar untuk cinta dan Tuhan, kira-kira seperti ini :

Apa itu cinta? Apa itu Tuhan? itulah cinta, itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan.Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban (kayaknya statement ini bisa direvisi dan dipikir ulang)

Dan bahasan have you ever? yang membuat saya lelah membacanya, karena terlalu bertele-tele, saya bertambah bingung ketika membaca wajah telaga *nyengir. Dee memang selalu menggunakan tema yang unik untuk setiap karyanya dan masalah menyukainya atau tidak, semua tergantung selera. Happy Reading ^^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...