Tampilkan postingan dengan label 3 Bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3 Bintang. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Juli 2017

Three Sisters



Menceritakan tiga orang kakak beradik dengan masalahnya masing-masing. Rera, anak sulung yang masih jomblo, sibuk dicarikan jodoh oleh orang tuanya dan menghadiri kencan buta. Gina, anak tengah yang sudah menikah dan punya dua anak yang aktif, tapi merasa tertekan, nggak bebas dan berharap dapat melajang kembali dan Yumi, sang adik yang belum juga dikaruniai anak plus memiliki mertua yang rewel.

Membaca buku ini rasanya nano-nano. Agak sebel dengan Rera yang kelewat pemilih dan menurutku dia selalu ilfeel dengan laki-laki yang dikenalin. Ada saja hal nggak penting yang bikin dia nggak sreg (tapi sikapnya dengan laki-laki yang ngejelekin mantannya itu menurutku tepat #pembacalabil). Maksudnya dia itu baru ketemu loohh dan langsung ngejudge a book by its cover, tapi emang sih kadang penilaian pertama itu menentukan #pembaca nggak konsisten. 

Jumat, 27 Januari 2017

Angel In the Rain

Judul : ANGEL IN THE RAIN
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagasmedia
468 Halaman, Cetakan ke I, 2016
My Rating : 3/5

Masih ingatkah kalian dengan seorang pemuda yang suka memberi julukan? atau biar kuperjelas lagi, seorang pemuda yang mengejar cintanya ke London dan bertemu dengan Goldilocks berpayung merah. Ya, dia adalah Gilang. Maukah kuberitahu apa yang selanjutnya terjadi dengan pemuda itu?

Senin, 01 Februari 2016

Kastil Es & Air Mancur yang Berdansa + Secret Santa

Judul : KASTIL ES & AIR MANCUR YANG BERDANSA
Penulis : Prisca Primasari
Penerbit : Gagasmedia
ISBN : 9797805891
300 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



Vinter

Seperti udara di musim dingin, kau begitu gelap, muram, dan sedih. Namun, pada saat bersamaan, penuh cinta berwarna putih. Bagaikan salju di Honfleur yang berdansa diembus angin….

Florence

Layaknya cuaca pada musim semi, kau begitu terang, cerah, dan bahagia. Namun, pada waktu bersamaan, penuh air mata tak terhingga. Bagaikan bebungaan di Paris yang terlambat berseri…
Kau masih punya harapan untuk bahagia. Jangan disia-siakan.

Buku ini menceritakan tentang Florence yang berusaha kabur dari pertemuan perjodohan yang dirancang orang tuanya. Dalam perjalanan menuju stasiun kereta, tas yang dipakai Florence jebol dan barangnya berhamburan keluar. Karena terburu-buru bahkan untuk sekedar mampir ke minimarket semacam seven eleven untuk membeli kresek atau tas tentengan #dikeplak, Florance memegang semua barangnya dan membuang tasnya ke tong sampah. Di kereta menuju Honfleur, Florance bertemu dengan Vinter yang duduk disebelahnya. Florancepun meminta tas yang ada dikantong Vinter dengan asumsi bahwa tas tersebut adalah imitasi. Vinter ternyata kebingungan mencari seniman pengganti untuk temannya, Zima yang sering menggelar pertunjukan dirumah. Florancepun menawarkan diri membantu Vinter, karena Florance sebenarnya adalah seorang seniman serba bisa yang terperangkap menjadi pengajar kursus dan workshop kesenian.

Selasa, 08 Desember 2015

Denting Lara

Judul : DENTING LARA
Penulis : K. Fischer
Penerbit : Bhuana Sastra (BIP)
ISBN : 9786022498674
317 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



Esa tinggal hanya dengan ibu dan pengasuhnya dari kecil. Ibunya yang hanya memikirkan dirinya sendiri, membuat Esa tak merasakan kasih sayang. Terlebih, ayahnya menikah lagi dengan wanita yang tak menginginkan "boncengan" dari suami barunya.

Di sekolah, karena beberapa kali menolak untuk diajak clubbing, Esa kehilangan sahabatnya Ia bahkan dijauhi teman-teman satu sekolah.

Saat Esa merasa sendirian, sosok Erik datang menemani hari-hari Esa. Dengan Erik, Esa menemukan jati dirinya. Namun saat Esa mulai mencintai Erik, ibunya malah melakukan hal di luar dugaannya. Keadaan semakin parah ketika ayahnya tahu Esa menjalin hubungan dengan lelaki yang berusia nyaris dua kali umur anaknya.


"Mama tahu kamu cemburu mama bahagia! Kamu iri! Kamu sirik! Lihat dirimu! nggak ada cowok yang mau sama kamu. makanya kamu nggak suka mama punya pacar! Kamu iri mama dandan cantik! Kamu sirik mama beli tas baru! Semua cuma karena kamu cemburu! Iri! Dengki! kamu nggak akan pernah laku! Nggak akan ada cowok suka denganmu! Dengar itu Esa!"

Esa gadis berusia tujuh belas tahun menjadi korban perceraian orang tuanya. Esa tinggal bersama Bi Titin dan sang mama yang sering mengacuhkannya. Mama Esa lebih memilih bersenang-senang dengan geng arisannya atau bersama pacar-pacar barunya. Sedangkan papanya telah menikah lagi dan hanya menganggap tanggung jawabnya tuntas dengan mentransfer sejumlah nominal uang setiap bulan ke rekening Esa.

Kamis, 12 November 2015

Last Forever

Judul : LAST FOREVER
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagas media
ISBN : 979-780-843-2
378 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



“Seharusnya, aku tidak boleh mengharapkanmu. Seharusnya, aku tahu diri. Tapi, Lana..., ketakutanku yang paling besar adalah... aku kehilangan dirimu pada saat aku punya kesempatan memilikimu.” — Samuel

“Untuk berada di sisimu, aku harus membuang semua yang kumiliki. Duniaku. Apa kau sadar?” — Lana

Dua orang yang tidak menginginkan komitmen dalam cinta terjerat situasi yang membuat mereka harus mulai memikirkan komitmen. Padahal, bagi mereka, kebersamaan tak pernah jadi pilihan. Ambisi dan impian jauh lebih nyata dibandingkan cinta yang hanya sementara. Lalu, bagaimana saat menyerah kepada cinta, justru membuat mereka tambah saling menyakiti? Berapa banyak yang mampu mereka pertaruhkan demi sesuatu yang tak mereka duga?
Tuhan. Semoga apa yang ditakutkan olehnya tidak sungguh-sungguh terjadi. (P. 92)

Samuel Hardi, pria anti komitmen, sinis dan arogan. Baginya wanita hanya sebatas teman kencan dan tidak dalam waktu yang lama. Menurutnya komitmen adalah penyakit. Pernikahan akan menghilangkan kebebasan dan keasyikan. Samuel memiliki studio film sendiri dan sering menjadi langganan berbagai penghargaan internasional. Studio filmnya juga sering menjadi partner National Geographic. Sama seperti Samuel, Lana Lituhayu Hart bergelut di dunia perfilman dokumenter sebagai produser tetap di National Geographic Channel. Seorang traveler, pintar, cantik dan berbakat. 

Kamis, 29 Oktober 2015

Berlabuh di Lindoeya

Judul : BERLABUH DI LINDOEYA
Penulis : K. Fischer
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1866-0
280 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb



Tidak ada yang tahu luka batin yang disimpan Sam rapat-rapat. Hingga gadis itu memutuskan melarikan diri dari Indonesia dan memulai hidup baru dengan bekerja di perusahaan pengeboran minyak di ujung dunia, di Norwegia. Ketika harus pindah ke kantor pusat di Oslo, Sam menolak tinggal di apartemen dan menyewa rumah tua di Pulau Lindoeya.

Di Lindoeya, Sam bertemu dengan Rasmus Knudsvigsson, tetangga barunya. Meskipun diawali rasa takut dan curiga, perlahan ketulusan pria tampan bermata biru itu dapat mencairkan kebekuan hati Sam.

Namun, ketika Sam merasa sudah siap membuka hati sepenuhnya untuk Rasmus, salah satu anggota dewan yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Oslo menarik Sam kembali ke pusaran intrik masa lalu....
Bukannya kamu di sini untuk mengganti masa lalu? Kamu justru berulah persis seperti ketika kamu baru datang di Harstad. Serbacuriga. Ketakutan yang tidak jelas. Hanya karena belum kenal benar. (P. 87)

P. Samahita atau Sam dipindahtugaskan ke Kantor Pusat Oslo. Sam nyaris menolak tawaran perusahaannya untuk bergabung dalam proyek di kantor pusat. Sam membenci sosialisasi, karena itulah kepindahannya agak terasa berat dan untunglah apartemen yang biasa ditempati pegawai kantor mengalami kerusakan, sehingga ia harus mencari tempat tinggal lain. Sam akhirnya menyewa rumah Inga, sekretaris senior di kantor cabang Harstad yang sudah seperti ibunya sendiri. Rumah yang akan ditempati Sam berada di pulau sepi bernama Lindoeya dan hanya ada dua rumah yang berdiri berdampingan. Sam lega setidaknya tak ada yang menggangu kehidupannya dan tidak ada orang yang akan repot bertanya tentang masa lalunya.

Kamis, 22 Oktober 2015

Cerita Cinta Indonesia: 45 Cerpen Terpilih

Judul : CERITA CINTA INDONESIA
Penulis : 45 Penulis GPU
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-0517-2
400 halaman, cetakan ke I, 2014
My Rating : 3/5

Blurb :


Beragam tema, beragam kisah terangkum di kumpulan cerita pendek Cerita Cinta Indonesia ini. Mulai dari jejak sastra hingga cerita pendek TeenLit tergores dalam 45 cerpen buah karya 45 penulis yang pasti sudah Anda kenal. Kumpulan cerita pendek ini adalah semacam bentuk syukur dan terima kasih bahwa kami masih bisa meneruskan semangat dalam berkarya.

Membaca kumpulan cerita pendek ini seakan memilih beraneka rasa dan rupa dalam sajian paket lengkap. Sebab, ada begitu terlalu banyak kisah kehidupan yang menunggu untuk diceritakan, dan yang terdapat dalam buku ini hanya sebagian kecilnya. Tak pernah cukup kisah cinta, misteri, persahabatan, dan beragam tema lainnya di dunia ini untuk ditampilkan dalam bentuk karya sastra atau cerita populer.

Apa pun rasa dan rupa yang Anda dapatkan saat membacanya, kami berharap Anda menikmati sajian Cerita Cinta dengan rasa Indonesia ini.

***

Kumpulan Cerpen ini ditulis oleh 45 Penulis GPU:
Ahmad Tohari, aliaZalea, Andina Dwifatma, Anjar Anastasia, Arswendo Atmowiloto, Ayu Gendis, Boim Lebon, Budi Maryono, Clara Ng, Debbie Widjaja, Dewi Kharisma Michellia, Dewi Ria Utari, Dewie Sekar, Dyan Nuranindya, Eka Kurniawan, Erlin Cahyadi, Esti Kinasih
Ini adalah kali kedua saya membaca kumpulan cerpen. Kumcer pertama yang saya baca adalah Madrenya Dewi Lestari. Saya bukan penikmat kumcer, tapi saya membeli buku ini (dan menimbunnya terlalu lama) dengan ekspektasi tinggi. Saya juga tergiur dengan nama-nama penulis yang ikut menuliskan cerpen terpilih ini walau ada beberapa penulis yang bukunya belum pernah saya baca.

Judul setiap cerpen diurut berdasarkan abjad nama penulisnya. Cerpen milik Ahmad Tohari, SK Pensiun berada diurutan pertama dan The Pink Lotusnya Wiwien Wintarto menjadi cerpen penutup. Buku ini memiliki berbagai tema dengan beragam kisah. Perasaan saya saat menyelesaikan kumpulan cerpen ini juga beragam. Ada beberapa cerpen yang saya sukai, ada yang terkesan biasa saja, ada yang membuat saya bingung dan ada juga yang berakhir dengan pertanyaan karena saya kurang mengerti dengan cerpen tersebut #self toyor.

Rabu, 02 September 2015

The Chronicles of Audy : 4/4

Judul : THE CHRONICLES OF AUDY : 4/4
Penulis : Orizuka
Penerbit : Haru Publisher
ISBN : 978-602-7742-53-6
314 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb :


Hai. Namaku Audy.
Umurku masih 22 tahun.
Hidupku tadinya biasa-biasa saja,
sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R dan jatuh hati pada salah seorang di antaranya.

Kuakui aku bertingkah (super) norak soal ini,tapi kenapa dia malah kelihatan santai-santai saja?
Setengah mati aku berusaha jadi layak untuknya, tapi dia bahkan tidak peduli!

Di saat aku sedang dipusingkan oleh masalah percintaan ini, seperti biasa, muncul masalah lainnya.

Tahu-tahu saja, keluarga ini berada di ambang perpisahan.
Aku tidak ingin mereka tercerai-berai, tapi aku bisa apa?

Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang masih saja ribet. Kronik dari seorang Audy.
Ini merupakan bagian ketiga dari kronik seorang Audy Nagisa, mahasiswi tingkat akhir Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Gajah Mada yang masih mandek dengan skripsi dan hubungan keluarganya dengan 4R.

p.s. Postingan ini adalah curhat dari #TeamRex garis keras :p

Minggu, 12 April 2015

Bukan Cinderella

Judul : BUKAN CINDERELLA
Penulis : Ifa Avianty
Penerbit : Noura Books
ISBN : 978-602-1606-87-2
320 halaman, cetakan ke I, 2015
My Rating : 3/5

Blurb :


“Aku nggak setuju kamu kerja di sana.”

“Ke-kenapa, Ndra?” tanyaku gugup. Kenapa dia berubah pikiran? Kemarin dia setuju. Sorot matanya kali ini membuatku merinding.

“Aku ...nggak suka cara calon bosmu menatapmu.”

Aku bingung

“Kamu beneran nggak ngerti?” ulangnya.
Aku menggeleng.

“Dia itu ...caranya menatapmu, menandakan ...dia menyukaimu, menyayangimu....”

Andra melipat kedua lengannya di dada. Aku jadi salah tingkah sendiri menyadari sikapnya. Dia lalu menggenggam jemariku.

“Tidak ada satu suami pun yang mau istrinya ditatap sedemikian rupa oleh laki-laki yang diam-diam atau terang-terangan memuja istrinya. Demikian juga aku, Laili. Aku suamimu.”

Tapi, aku cuma istrimu, Andra. Bukan wanita yang ada di hatimu. Dan kamu tidak pernah mencintaiku. Bukankah begitu?

Andra menikahi Laili, gadis pilihan Ibunya. Pernikahan yang diyakini Andra tanpa dasar cinta dan sebagai wujud bakti kepada orangtua sedangkan Laili telah jatuh kedalam pesonanya Andra. 

Pernikahan mereka terlihat baik-baik saja, tapi tidak dengan Laili yang sering memendam perasaannya dan Andra yang terkadang cuek, semaunya sendiri dan tak bisa ditebak membuat mereka sering salah paham dan menerka-nerka.

Dalam hati aku bergumam, bersanding mah sudah, secara fisik. Tapi secara hati, aku masih sendiri. Dan haruskah aku siap-siap untuk tetap sendiri? Suamiku sepertinya hanya membutuhkanku untuk hal-hal tertentu, tapi tidak berusaha mencintai dan membawaku dalam hidupnya. (p.55)

Jumat, 04 April 2014

Kok, Putusin Gue?

Judul : Kok, Putusin Gue?
Penulis : Ninit Yunita
Penerbit : GagasMedia
ISBN : 979-780-683-9
243 halaman, cetakan 11 2013

Blurb :
Rasanya dikhianati oleh pacar tercinta itu sakit banget! Dunia seakan mau berakhir. Setidaknya, itu yang dirasakan Amaya. Akibat sakit yang menguasai hati, membuatnya melakukan pembalasan dengan berbagai cara. Namun, setelah melakukan “serangan-serangan” kepada sang mantan, tidak membuat lukanya sembuh. Malah, kebencian semakin menguasainya. Dendam dan kebencian adalah dua hal yang pelan-pelan membuat hidup Amaya hampa. Namun, kebahagiaan akan terasa nyata seandainya ia bisa mengikhlaskan semuanya dan memulai hidup baru; melupakan kenangan pahit, dan bersiap membuka hati untuk cinta yang lain.

Minggu, 15 September 2013

Heart Quay


Judul : HEART QUAY
Penulis : Putu Felisia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-22-9762-1
248 Halaman

Sinopsis :
“Apakah pernah berpacaran, sehingga berhak meminta putus? Apakah pernah memiliki sehingga berhak merasa kehilangan?”Kalimat yang terucap dengan mantap dan jelas dari mulut Zoya itu menggoreskan kepedihan bagi Elang Angkasa. Menghancurkan dua hati yang pernah menyimpan rasa.

Zoya berharap semua kenangan pahitnya bersama Elang bisa pudar seiring waktu. Namun kenyataan berkata lain. Bahkan ketika jarak semakin jauh dan tahun-tahun berlalu... bahkan ketika Elang memutuskan untuk menikah dengan Tiara, sahabatnya sendiri.

Dalam perjalanan ke Singapura menuju pernikahan Elang dan Tiara, Zoya bertemu Kenneth Yang, laki-laki menyebalkan yang skeptis dan lebih akrab dengan gadget daripada manusia. Dari lelaki yang menyebalkan, Kenneth berubah menjadi lelaki yang penuh perhatian pada saat terapuh Zoya dan menumbuhkan kepercayaan gadis itu kembali akan cinta.Di Marina Bay Sands, patahan hati, lipatan kenangan, kebencian dan rindu, semua terungkap. Ketika setiap hati akhirnya harus mengambil pilihan sulit, apakah bisa mereka mengosongkan hati dan membuka kesempatan untuk cinta yang baru?

Pemikiran saya tentang buku ini :

Jumat, 12 Oktober 2012

2 dan sebuah cita-cita

Aku baru aja selesai membaca novel 2 nya Donny Dhirgantoro, sebuah kisah yang sangat luar biasa tentang kegigihan, keberanian, kerja keras dan semangat untuk hidup. Aku salut dengan Gusni  yang tidak menyerah dalam penyakitnya tapi memutuskan berjuang melawannya. Dinovel ini juga mengajarkan untuk mencapai cita-cita yang definisinya sangat sederhana yaitu sesuatu yang membuatmu senang dan dapat membnggakan orang tua.

Berbicara cita-cita, aku ingat ketika masih kecil dulu. Mempunyai cita-cita yang begitu banyak dan sering berubah, ngeliat ayah aku kepingin jadi guru, ngeliat polisi pengin jadi polwan, ngeliat dokter pengin jadi istrinya dokter, ngeliat apotek pengen pula jadi apoteker, cita-cita masa kecil dulu nggak konstan hanya sekedar kepingin dan random. 

Sekarang aku kepingin (termasuk cita-cita nggak ya?) punya toko buku sendiri atau taman bacaan yang aku kelola sendiri (jadi keingat penyewaan novel punya ku dulu), toko buku yang mungil saja tapi koleksinya lengkap, disampingnya aku ngebuat taman bacaan untuk anak-anak, lesehan dengan sesekali membahas buku yang mereka baca. Pasti seru ngeliat anak-anak yang lagi membaca di ruangan yang colorfull. Toko bukunya dibuat senyaman mungkin, dengan interior yang agak klasik, pokoknya nggak hanya sebuah toko... duh, ngebayanginnya aja bikin aku ngiler. Mudah-mudahan cita-cita yang satu ini kesampaian, Amin...

Senin, 16 Juli 2012

Madre

Judul : Madre
Penulis : 


"Madre?"

Pak Hadi terus bercerita dan tidak mengindahkan pertanyaan-pertanyaan Tansen dan akhirnya sampailah mereka disebuah kulkas dan dengan kunci warisannya Tansen, Pak Hadi membuka kulkas itu penuh perasaan dan betapa terkejutnyan Tansen ternyata kulkas itu hanya untuk menyimpan satu benda saja : stoples kaca berukuran besar, isinya adonan putih keruh dan itulah Madre.

Berawal dari Madre, kisah masa lalu Tansen akhirnya terbongkar, dan Madre pulalah yang membuat hidup Tansen berubah.

Madre adalah adonan biang, hasil perkawinan antara air, tepung dang fungi Saccharomyses exiguus dan nenek Tansen sendiri yang mengulturkannya dan lahir pada tahun 1941. *kebayang deh setua apa si Madre
Madre juga yang membuat tansen bertemu dengan si Peri Roti yang memberikan komentar di sebuah postingan Blog Tansen yang bercerita tentang Madre dan akhirnya mereka bekerja sama sebagai partner untuk memproduksi Roti Klasik (dibantu oleh para pegawai Tan de Bakker dulu yang sekarang sudah lanjut usia semua tapi masih sangat gesit)  yang sebelumnya Tansen mencoba untuk menjual Madre hanya agar kembali menjadi Orang bebas -tidak terikat aturan seperti kehidupannya dulu.
Aku dan atau uang seratus juta tak pantas menggusur Madre keluar dari sini. tempat tua ini adalah rumahnya. Orang-orang tua ini adalah keluarga sejatinya.
Kalau bebas sudah menjadi keharusan, sebetulnya sudah bukan bebas lagi

Kumpulan Cerita Dee kali ini berisi 13 bahasan yang temanya sangat beragam dengan Madre sebagai Leadernya dan entah kenapa saya tidak terlalu tertarik dengan Kumcer ini, saya hanya menyukai cerita madre dan menunggu layang-layang, dan Prosanya? saya harus membaca berulang-ulang, mungkin karena saya susah memahami prosa atau karena hal lainnya *gubraksss, tapi Dee tetap penulis favorit saya.


Ada yang menarik dalam bahasan Semangkuk Acar untuk cinta dan Tuhan, kira-kira seperti ini :

Apa itu cinta? Apa itu Tuhan? itulah cinta, itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan.Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban (kayaknya statement ini bisa direvisi dan dipikir ulang)

Dan bahasan have you ever? yang membuat saya lelah membacanya, karena terlalu bertele-tele, saya bertambah bingung ketika membaca wajah telaga *nyengir. Dee memang selalu menggunakan tema yang unik untuk setiap karyanya dan masalah menyukainya atau tidak, semua tergantung selera. Happy Reading ^^

Senin, 09 Juli 2012

Seandainya


Judul : Seandainya...
Penulis :


Seandainya, berkisah tentang 4 sekawan (bisa nggak ya mereka disebut sekawan?) yang berteman (bukan sahabat sepertinya) karena suatu kejadian di hari pertama mereka SMA. Jono - Amra yang kakak beradik, Christine yang populer dan Rizki "Pak dhe" yang menyembunyikan kecerdasannya. Mereka memutuskan berteman tapi terkadang bukan teman sepenuhnya. Masalah-masalah pun datang silih berganti, mulai dari Amra yang merasa tidak pantas menjadi kakak dan cita-citanya yang hanya untuk ngebuat Amra merasa pantas untuk dibanggakan adiknya, Juno. Rizki dengan Agus (seseorang yang dianggap adik) dan obsesi Agus untuk "diakui" oleh Randy dan Gangnya yang notabene adalah anak-anak elit, dan Christine yang berusaha selalu membuat citra keluarganya baik padahal dia sendiri muak dan kesepian. Mungkin kisah mereka tak akan lengkap jika tidak ada bumbu romansanya yang merupakan tujuan akhir cerita, jadi pertemanan mereka pun di hiasi dengan sebuah rasa suka yang tak sempat diucapkan. Seandainya..

Awalnya novel ini memang sudah diniatkan untuk dibeli dan semakin kuat niatnya untuk memiliki karena sebuah bbm dari teman yang sudah menamatkan novel ini dan katanya cukup bagus, berbekal testimoni tersebut buku ini pun langsung saya ambil ketika berada di  Toko Buku dan saya agak kecewa dengan alurnya. Memang ceritanya ini khas remaja banget dan permasalahannya pun sering terjadi tapi saya ngerasa penyelesaiannya serba nanggung (dikeplak penulis). Banyak hal yang ingin saya tanyakan, merujuk ke judulnya seharusnya hubungan Jono-Rizki-Christine lebih diceritakan, dan Amra yang tidak terlalu terlibat dalam alur novel ini, selain usahanya untuk diakui dan mengatasi phobianya dan mungkin sedikit upaya Amra di akhir cerita. Saya ngerasa tokohnya berdiri sendiri dan untuk menyatukannya penulis sesekali mengambil flash back dan ucapan tokoh yang lain. Hanya butuh beberapa jam untuk menyelesaikan novel ini. Saya akui quote yang dipilih penulis sangat ciamik dan pas. Oke saya rasa 3 bintang cukup untuk novel ini, 1 bintang untuk covernya yang sangat manis, 1 bintang untuk Jono-Rizki dan 1 bintang untuk Amra (saya suka sekali dengan Amra).

 Ada beberapa hal yang harus dikatakan, baru bisa dimengerti

Berjanjilah padaku untuk bahagia, coz i will...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...